Bolehkah memaksa kaum wanita untuk kawin?

Dalam Islam bolehkah memaksa kaum wanita untuk kawin?

Tentu tidak boleh! Mari kita lihat pernyataan nabi Muhammad saw berkenaan kasus ini:

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw berkata: “Seorang wanita yang tidak bersuami (janda atau yang bercerai) jangan dinikahi tanpa terlebi dahulu ditanya, dan seorang perempuan (perawan) jangan dikawinkan hingga mendapat izinnya. Mereka bertanya kepada Nabi Allah saw: Bagimana izinnya dapat diketahui? Beliau (saw) menjawab: Dengan diamnya.(Sahih Muslim, Kitab Nikah, 008, Nomor 3303).

Allah SWT berfirman dalam Kitab Suci Al Quran:Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksadan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.(Al Quran, 4:19)

 

Hadis berikut adalah penjelasan untuk ayat Suci Quran An Nisaa 4:19:

Diriwayatkan oleh Abdullah ibn Abbas: ” Mengenai ayat Quran: “Tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka. ‘Jika seorang pria wafat, sanak pamilinya lebih berhak atas istrinya dari pada walinya. Jika salah satu dari mereka (sanak famili si suami) berkenan menikahinya, maka lakukanlah, atau menikahkannya (dengan orang lain), dan jika mereka tidak berkenan menikahinya, silahkan. Ayat ini diturunkan berkenaan kasus tersebut.(Sunan Abu Dawud, Kitab Nikah, Kitab 11, Nomor 2084)” Jadi menurut ayat Suci al Quran 4:19, seorang wanita tidak boleh dipaksa menikah walau dengan maksud apapun.

Diriwayatkan oleh AbuHurayrah: “Nabi (saw) berkata: Seorang piatu harus dimintai izinnya, jikalau ia hanya diam itu menunjukkan ia setuju, namun jika ia menolak, maka sang wali tidak berhak memaksakan kehendaknya dengan menolak kehendak sang gadis.” (Sunan Abu Dawud, Kitab Nikah, Kitab 11, Nomor 2088)

Diriwayatkan oleh Abdullah ibn Umar: “Nabi (saw) berkata: Minta izin kepada wanita(berkenaan dengan menikahi) putri-putri mereka. (Sunan Abu-Dawud, Kitab Al-Nikah, Kitab 11, Nomor 2090)

Diriwayatkan oleh Abdullah ibn Abbas:”Seorang gadis mendatangi nabi (Saw) dan mengadu bahwa ayahnya telah menikahkan ia dengan paksa, maka nabi (saw) mengizinkannya untuk melakukan apa yang ia pilih. (Sunan Abu Dawud, Kitab Nikah, Kitab 11, Nomor 2091)

Diriwayatkan oleh Abdullah ibn Abbas: “Nabi saw berkata: Seorang wali harus menanyakan wanita yang dulunya menikah (janda), dan gadis piatu (perawan) untuk menikahi mereka, diamnya mereka tanda setuju”. (Sunan Abu-Dawud, Kitab Al-Nikah, Kitab 11, Nomor 2095)

Ayat suci Quran An Nisaa :19 dan hadis-hadis Nabi kita Muhammad saw dengan menjelaskan bahwa menurut Islam, biarpun wanita yang janda atau yang masih gadis, izin mereka adalah keharusan! Ayah dan saudara prianya tidak diperkenankan memaksa mereka untuk menikah.

Dapatakh kaum wanita meminta cerai atau menceraikan dirinya dari pernikahan yang dipaksakan?

Seperti yang telah kita lihat diatas, bahwa Islam melarang keras memaksa wanita untuk menikah. Dan jika kalau kasus ini akan terjadi atau sudah terjadi pada sebagian wanita, maka Islam membolehkan mereka untuk meminta cerai dari suami yang ia dipaksa untuk menikahinya. Ini berlandaskan hadis berikut:

Diriwayatkan Abdullah ibn Abbas:”Seorang gadis mendatangi nabi (Saw) dan mengadu bahwa ayahnya telah menikahkan ia dengan paksa, maka nabi (saw) mengizinkannya untuk melakukan apa yang ia pilih. (Sunan Abu Dawud, Kitab Nikah, Kitab 11, Nomor 2091)

Pilihan yang diberi oleh Nabi Muhammad saw adalah; bahwa sang wanita boleh tetap menjadi istri pria tersebut atau menceraikannya.

Wassallam Wr Wb.

———————-

Baca juga:

·Hukum Waris Wanita Menurut Islam dan Kristen

·Kebanyakan Penghuni Neraka adalah Kaum Wanita?

·Wanita, Anjing, Keledai membatalkan Shalat?

·Kebanyakan Penghuni Neraka adalah Kaum Wanita?

·Wanita dan Pendidikan Sebenarnya didalam Islam

·Wanita dan pendidikan yang sebenarnya:

·Kesamaan antara pria dan wanita dalam Al-Quran oleh Tariq Al Swaidan:

·Pria dan Wanita Muslim mempunyai hak untuk memperoleh Pendidikan didalam Islam.

 

2 thoughts on “Bolehkah memaksa kaum wanita untuk kawin?

  1. Ping-balik: Dapatakh kaum wanita meminta cerai atau menceraikan dirinya dari pernikahan yang dipaksakan? — roeaNg haMpa

  2. Ping-balik: Bolehkah memaksa kaum wanita untuk kawin? — roeaNg haMpa

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s