Bid’ah Kelompok Salafy Wahabi Dalam Pembagian Tauhid

Mereka yang biasa menamakan diri dengan kelompok “Salafy” adalah golongan yang akrab dengan aktivitas membid-ahkan segala hal yang sifatnya baru dalam beragama, tepatnya adalah semua kegiatan yang tidak pernah di praktekan oleh Nabi SAW dan para sahabat yang agung.

Secara umum Kelompok “Salafy” Wahabi meyakini 3 point berikut:

1. Segala hal yang baru adalah Bid’ah.
2. Segala Bid’ah adalah sesat.
3. Yang sesat adalah masuk neraka.

Namun lucunya mereka sendiri melakukan inovasi, tidak tanggung-tanggung mereka berinovasi dalam urusan mengenal Allah SWT dengan pembagian Tauhid menjadi 3 point yakni.

1. Uluhiyah.
2. Rububiyah.
3. Asma wa Sifaat.

Dan bagi Salafy hal itu bukanlah Bid’ah. Padahal mereka berinovasi.

3 point pembagian Tauhid diatas tidak dikenal dimasa nabi SAW, ini merupakan inovasi para Salafy. Namun mereka berkilah bahwa pembagian-pembagian tersebut merupakan METODE yang termasuk dalam Muslahah Murshalih untuk mengenal Allah SWT, untuk memudahkan mereka mengajari umat mengenal Allah SWT.

Jika memakai pola fikir kelompok Salafy Wahabi yang amat ketat dan kaku dalam menghukumi segala sesuatu yang dianggap baru sebagai Bid’ah Sesat. Maka pembagian tauhid menjadi 3 bagian merupakan bidah yang sesat.

Karena Nabi SAW tidak pernah membagi tauhid menjadi 3 dan tidak pula mengajarkan 3 metode pengenalan Tauhid versi “Salafy” itu.

Jika berpegang dengan metode Tauhid versi Salafy diatas dan berlandas dengan pola fikir mereka yang keras maka akan membawa kita kepada kesimpulan-kesimpulan (pertanyaan) berikut ini.

1. Lalu apakah nabi Muhammad SAW tidak amanah dalam menyiarkan Islam, sehingga menyembunyikan 3 pembagian diatas?

2. Lalu apakah Nabi SAW juga tidak fathonah (cerdas) sehingga tidak mampu menemukan metode ini?

3. Ataukah Islam belum sempurna?

Allahu a’llam Bissawab.

2 thoughts on “Bid’ah Kelompok Salafy Wahabi Dalam Pembagian Tauhid

  1. Siapa bilang itu membagi²….
    Itu cuma agar lebih mudah untuk memahami.
    Karena kita belom paham bahasa arab.
    Ada ilah dan ada rob.
    2 kata itu ada di quran.
    Kenapa tempo² yg dipakai kata rob, kenapa tempo² yg dipakai kata illah.
    Untuk memahami itulah makanya lantas ada istilah Rububiyah dan Uluhiyah.

    • Baiklah sekarang saya mau tanya apakah Nabi dan para sahabatnya pernah mengajarkan umat dengan metode 3 Tauhid seperti yg dipraktekan oleh para Salafi Wahabi sekarang ini?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s