Apakah Waraqah bin Naufal mengajari nabi Muhammad?

Assalamu-alaikum wa rahamatullahi wa barakatuhu:

Waraqa adalah salah satu dari empat orang yang meninggalkan agama berhala Mekkah seperti yang ditulis dalam artikel ini, dalam pencarian dasar ajaran Hanif (millah Ibrhaim) dan kembali menjadi Kristen. Meskipun beliau dipercaya sebagai sumber informasi atas al-Quran. Sejumlah missionaries mengandalkan hadis yang diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhârî:

Diriwayatkan oleh ‘Aisha(R): Volume 4, Kitab 55, Nomor 605:

“….Nabi kembali kepada Khadidjah disaat jantungnya berdetak dengan cepat. Lalu, Khadidjah membawanya kepada Waraqa bin Naufal, seorang nasarah dan yang seorang pembaca Injil dalam bahasa Arab. Waraqa bertanya (kepada nabi),”Apa yang kamu lihat?” Di saat nabi menceritakannya, Waraqa menjawab, “Itu adalah malaikat yang sama Allah utus kepada Musa. Andai aku masih hidup hingga engkau menerima wahyu, pastilah aku akan mendukungmu sekuat tenaga.” Baca lebih lanjut

Iklan

Nabi Melarang membunuh wanita dan anak-anak

Nabi Melarang membunuh wanita dan anak-anak, namun bagaimana dengan perang dimalam hari? Diterjemahkan dari www.answering-christianity.com

Nabi saw melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak.

 

 

Ada begitu banyak Hadis dimana nabi saw mengutuk terjadinya pembunuhan atas wanita tidak berdosa dan anak-anak selama masa perang dan ini bukti yang tidak terbantahkan.

Sahih Bukhari

Volume 004, Kitab 052, Nomor Hadis 257.

Selama terjadi Ghazawat seorang wanita ditemukan tewas terbunuh. Rasulullah mencela pembunuhan terhadap kaum wanita dan anak-anak. Baca lebih lanjut

Bolehkah memaksa kaum wanita untuk kawin?

Dalam Islam bolehkah memaksa kaum wanita untuk kawin?

Tentu tidak boleh! Mari kita lihat pernyataan nabi Muhammad saw berkenaan kasus ini:

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw berkata: “Seorang wanita yang tidak bersuami (janda atau yang bercerai) jangan dinikahi tanpa terlebi dahulu ditanya, dan seorang perempuan (perawan) jangan dikawinkan hingga mendapat izinnya. Mereka bertanya kepada Nabi Allah saw: Bagimana izinnya dapat diketahui? Beliau (saw) menjawab: Dengan diamnya.(Sahih Muslim, Kitab Nikah, 008, Nomor 3303). Baca lebih lanjut

Matahari terbenam kedalam laut berlumpur?

Diterjemahkan dari www.answering-christianity.com

Meskipun kaum Muslim selalu menjawab tuduhan-tuduhan Missionaris Kristen terhadap agama Islam dan kitab suci al Quran, namun mereka dengan birahi membeo satu sama lain terus saja mempertanyakan hal yang sama, seolah-olah kaum Muslim belum dan tidak penuh menjawabnya.

Baiklah, diantara isu yang biasa di angkat oleh Kristen misionaris untuk mendiskriditkan al Quran adalah ayat yang menceritakan kisah perjalanan Dzulkarnaen. Dimana beliau melihat suatu fenomena alam terbenamnya matahari. Kasus itulah yang dijadikan polemik oleh kalangan yang mencoba menjatuhkan kredibilitas al-Quran secara sains. Ayat suci al-Quran yang di maksud adalah sebagai berikut; Baca lebih lanjut

Hukum Waris Wanita Menurut Islam

Hukum Waris Wanita Menurut Islam dan Kristen

Saya sering berdebat dengan umat Kristiani dan kalangan non Muslim lainnya, mereka membawa kasus pembagian waris menurut Syari’ah Islam yang mereka pandang tidak adil bagi wanita.

Menurut agama Islam, anak lelaki mewarisi dua kali lipat di banding anak perempuan, yang di maksud adalah: Satu orang anak lelaki mendapat dua kali lebih banyak di banding apa yan anak perempuan dapat. Memprihatinkan bahwa agama Islam adalah agama yang paling salah dimengerti di dunia, dan undang-undang warisan di agama Islam ini adalah hanya contoh kecil dari banyak kasus yang perlu dijernihkan. Oleh sebab itu orang akan menyadari kebijaksanaan dan keadilan nyata dalam agama Islam dan mulai menghargainya dan menghormatinya. Baca lebih lanjut

Tidak Ada Pertentangan antara Wahyu dan Akal

Oleh Dr. Yusuf Qaradhawi

Sangkaan sebagian penulis bahwa bi’ah diniah (iklim keagamaan) tidak cocok bagi iklim ilmu karena adanya pertentangan keduanya adalah tidak benar. Beberapa nash agama, sejarah dan realita menolak sangkaan ini.

Nash agama justru menyeru dan mengajak bicara kepada akal. Seseorang dipandang sebagai mukalaf (dikenai perintah dan larangan agama) karena memiliki kemampuan untuk memahami, dan mendapat tugas untuk mengamalkannya dan berijtihad terhadap maksudnya serta diseru untuk memecahkan masalah-masalah yang tidak ada nash dan pernjalasannya. Baca lebih lanjut

Gagalnya seruan orang-orang Sekuler di Timur Islam

Sekularisme muncul di Barat Masehi karena beberapa sebab, yaitu faktor agama, filsafat, teori dan praktek, sehingga ia behasil mengalahkan agama gereja beserta pemimpinnya berikut kejumudannya, keterbelakangan, ketiranian dan kekerasannya terhadap para pemikir, para ilmuwan dan para penemu.

Adalah logis jika ilmu itu mengalahkan kebodohan, kebangkitan menyingkirkan kejumudan dan keterbelakangan, cahaya menghilangkan kegelapan dan menumbangkan kezhaliman. Setelah sekularisme Barat meraih kemenangan dan menguasai gereja, ia menjadi bebas setelah menjadi tawanan dan ia dapat leluasa bergerak sesudah terkepung, hingga kemudian ia bangkit dari penindasan gereja. Baca lebih lanjut